Mekanisme Pertahanan Diri Adalah Hal Penting Bagi Manusia, Simak Jenis-jenisnya!

Master

Mekanisme pertahanan diri adalah usaha yang dilakukan seseorang untuk melindungi diri dari sesuatu yang berpotensi merusak dan membahayakan dirinya. Dalam hal ini, mekanisme pertahanan diri yang dimaksud yaitu mekanisme dalam kesehatan mental yang dinilai sama pentingnya dengan kesehatan jasmani. Simak jenis-jenis mekanisme pertahanan diri berikut ini.

Kesehatan Mental

Mekanisme Pertahanan Diri Adalah Hal Penting Bagi Kesehatan Mental, Simak Jenis-jenisnya Apa Saja 

Rasionalisasi

Jenis mekanisme pertahanan diri dari pendekatan psikoanalisis ini dinamakan rasionalisasi. Jenis ini berarti bahwa seseorang melakukan sebuah upaya untuk membuktikan bahwa sesuatu yang ia kerjakan merupakan hal yang masuk akal (rasional).

Rasionalisasi yang dimaksudkan yaitu sebuah alasan yang dapat diterima sosial dan dibenarkan dengan akal sehat. Rasionalisasi umumnya muncul sebagai usaha untuk menipu seseorang sesuatu yang salah dianggap benar atau sesuatu yang benar dianggap salah.

Penyangkalan (Denial)

Jenis mekanisme pertahanan diri yang tergolong primitive ini sering dilakukan sebagai usaha untuk melindungi diri terhadap kenyataan yang tidak atau kurang menyenangkan bagi diri seseorang.

Hal ini umumnya dilakukan seseorang sebagai salah satu usaha untuk melarikan diri dari masalah yang ia hadapi. Penyangkalan dapat dilakukan seseorang dalam keadaan normal atau patologis.

Intelektualisasi

Jenis mekanisme pertahanan diri ini umumnya dilakukan individu untuk menghadapi situasi yang sebenarnya berpotensi untuk memberikan tekanan. Individu tersebut menyelesaikan masalah tersebut dengan cara analisis, intelektual, dan sedikit menjauh dari persoalan.

Dengan melakukan intelektualisasi maka individu tersebut akan sedikit mengurangi hal-hal yang dapat mempengaruhi hal buruk bagi hidupnya. Hal ini juga memberi kesempatan bagi individu tersebut untuk meninjau kembali permasalahan dengan cara objektif.

Pembentukan Reaksi

Jenis mekanisme pertahanan diri ini dinamakan pembentukan reaksi atau reaction formation. Dalam kasus ini, seorang individu berusaha untuk menyembunyikan perasaannya atau motif yang sebenarnya terjadi sekaligus memberikan mimik ekspresi yang berbeda dengan ekspresi yang sebenarnya.

Seseorang terlihat melakukan sesuatu yang bermoral namun sebenarnya ia melakukan tindakan amoral tersebut. Contohnya, seseorang melakukan ceramah mengenai seks bebas itu adalah hal yang kotor dan dilarang namun orang tersebut sebenarnya melakukan seks bebas.

Represi

Mekanisme pertahanan diri adalah hal penting bagi seseorang yang sedang mengalami gangguan mental seperti depresi atau frustrasi. Salah satu jenis mekanisme pertahanan diri yaitu represi.

Jenis ini dilakukan seseorang untuk menahan frustrasi yang sedang ia rasakan, konflik batin, mimpi buruk, atau hal lainnya yang berhubungan dengan kecemasan. Seseorang tersebut akan berusaha untuk membicarakan hal-hal baik dibandingkan hal-hal buruk atau memikirkan hal-hal positif dibandingkan hal-hal negatif.

Pengalihan

Pengalihan atau displacement merupakan suatu jenis mekanisme pertahanan diri yang dilakukan untuk menghadapi kekhawatiran atau anxiety. Individu akan berusaha untuk mengalihkan objek yang mengancam ke tempat yang lebih aman.

Inti dari pengalihan ini yaitu individu mencari sebuah kesempatan untuk meluapkan rasa marah pada link alternatif sbobet, kekesalan, kekecewaan, takut, cemas, dan perasaan-perasaan lainnya yang berpotensi mengganggu kesehatan mentalnya.

Regresi 

Regresi adalah sebuah bentuk mekanisme pertahanan diri yang dilakukan seseorang yang sedang frustrasi dan memberikan response dengan cara menunjukkan perlakuan yang baisa dilakukan oleh individu yang usianya lebih muda darinya. Individu berusaha untuk melarikan diri dari masalah yang menurutnya tidak menyenangkan.

Mekanisme pertahanan diri adalah usaha yang dilakukan seseorang untuk meluapkan emosi dan ekspresi yang mungkin selama ini membebani pikiran orang tersebut. Mekanisme ini seringkali dilakukan tanpa sadar sebagai bentuk perlawanan diri.